pariwisata kabupaten jember

Pembangunan Pertanian Ditopang Sinergitas Beberapa SKPD

  Dibaca : 165 kali
Pembangunan Pertanian Ditopang Sinergitas Beberapa SKPD
space ads post kiri

* Bupati Amin : Pertanian Tidak Hanya Menanam Tapi Juga Mengembangkan dan Memasarkan

Bagi Bupati Amin Said Husni, anggaran pembangunan pertanian tidak bisa dilihat dari Dinas Pertanian, sebab pertanian dalam pengertian umum berkaitan erat dengan beberapa Satuan Perangkat Kerja Daerah (SKPD) yang diantaranya adalah Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag), Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun), Ketahanan Pangan, Dinas Pengairan dan juga Dinas Binamarga dan Cipta Karya (BMCK).

Bupati Amin Said Husni

Bupati Amin Said Husni (mkl)

Pertanian kata Bupati Amin Said harus ditopang dengan infrastruktur pertaniannya dimana hal itu terdapat di Dinas Pengairan.

Semua itu berkaitan erat dengan pertanian. Bahkan, Dinas Pengairan itu adalah penopang yang paling vital terhadap industri pertanian. Untuk Dinas pertaniannya sendiri, Bupati mengaku lebih menekankan pada upaya pemberdayaan kelompok.

Sebab, hal itu untuk mendorong pemberdayaan kelompok semisal memberikan bantuan jaringan usaha tani agar lingkup usaha tani mereka lebih maksimal. Selain itu ada bantuan alat pertanian, bibit dan juga bantuan modal usaha tani.

“Kita juga melalui Diskoperindag membantu membuat koperasi Gapoktan. Ini memang tak ada di Dinas Pertanian. Tetapi semua ini adalah bersinergi. Saat kita mengkampanyekan kota Botanik, ya tidak bisa hanya dilihat dari sektor pertanian tapi semua lini. Termasuk juga BMCK, untuk infrastruktur jalan dan jembatan sebagai mobilitas. Sebab, pertanian itu tidak hanya menanam tetapi juga mengembangkan dan memasarkan,” katanya.

Meskipun anggaran pada Dinas Pertanian relatif kecil, tetapi Bondowoso mampu dan berhasil mengembangkan pertanian dengan cukup maksimal.

“Kita dapat penghargaan karena berhasil mengembangkan sistem pertanian organik. Kita juga mendapatkan penghargaan karena mampu mendongkrak kehidupan petani kopi bahkan mencapai ekspor. Kita juga mampu menjadi lumbung daging. Inilah kelebihannya. Kita menghasilkan prestasi,” terang Amin Said.

Penghargaan tersebut  merupakan dorongan untuk terus bekerja keras dan berprestasi.  Melimpahnya persediaan beras Nasional ini menurut  Bupati,  berkat kerja keras para petani Indonesia dan Pemerintah dalam upaya meningkatkan produksi tanaman pangan.

Menurut Bupati, infrastruktur jalan yang memadai memang sangat vital untuk menggerakkan roda perekonomian, suplai serta distribusi barang konsumsi dan kebutuhan pokok masyarakat.

“Ketersediaan jalan yang mulus itu akan memudahkan masuknya kebutuhan layanan, fasilitas lain ke desa bahkan dusun. Semisal kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, air bersih dan listrik,” jelasnya.

Sementara itu untuk pemberdayaan petani di Bondowoso mengacu pada pesawahan terasering. Saat ini sungai utama yang melewati Bondowoso adalah sungai Sampean Baru yang mengairi areal irigasi sekitar 3000 hektar.

“Sungai ini memiliki anak sungai dan 128 sumber mata air. Kekayaan kandungan alam Bondowoso ini dimanfaatkan untuk irigasi dan pertanian,” katanya. (mkl)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional