pariwisata kabupaten jember

Dafir-Dayat menjadi Raja dalam Tiap Debat Publik

  Dibaca : 225 kali
Dafir-Dayat menjadi Raja dalam Tiap Debat Publik
space ads post kiri


Bondowoso, Memo X

Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati nomer urut 2 Dafir-Dayat masih menempati posisi pertama dalam hasil survei yang dilakukan oleh Aksara Institute dalam debat publik yang digelar oleh KPUD Bondowoso. Bahkan, pada debat publik terakhir kemarin, Minggu (3/6/2018) di Balroom hotel Ijen View dengan teman kesejahteraan rakyat itu, pasangan Dafir-Dayat masih tetap unggul di seluruh segmen.

Dalam hasil survei itu disebutkan bahwa Penguasaan masalah, Dafir-Dayat 69,33 persen, Sabar 30,67 persen,sedangkan dalam hal komunikasi, Dafir-Dayat 70,67 persen, Sabar 29,33 persen, kekompakan pasnagan Dafir-Dayat 69,33 persen, Sabar 39,67 persen, program pro sosial Pasangan Dafir-Dayat 68,00 persen, Sabar 32,00 persen dan untuk sektor pendidikan pasangan Dafir-Dayat 68,67 persen dan Sabar 31,33 persen.

Pada kesempatan itu, Dafir-Dayat berkomitmen untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Bondowoso. Menurut Dafir, tingkat kualitas pendidikan masyarakat di sebuah daerah, menjadi tanggung jawab pemerintah.

Untuk itu, jika terpilih, pihaknya akan melakukan upaya, selain pembangunan infrastruktur, juga memperhatikan dan memonitor hasil belajar peserta didik, terutama dalam pendidikan karakter.

“Hal itu baru bisa dicapai, jika tingkat kualitas SDM, khususnya tenaga pendidik sangat bagus. Baik mulai pendidik di tingkat PAUD, SD dan tingkat selanjutnya. Selain itu, kesejahteraan guru juga harus diperhatikan oleh pemerintah daerah,” ujarnya.

Pada tahun sebelumnya, baik tahun 2008 hingga tahun 2018, tunjangan untuk tenaga pendidik di daerah terpencil ditiadakan. “Jika kami diberi kepercayaan, maka pada APBD tahun 2019 akan dianggarkan,” tegasnya kemudian disambut tepuk tangan.

Pelaksanaan Debat Publik calon Bupati dan Wakil Bupati Bondowoso periode 2018-2023, yang dilaksanakan di hotel Ijen View itu, merupakan rangkaian debat ketiga sekaligus terakhir, yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kabupaten Bondowoso.

Ketua KPU Bondowoso, Hairul Anam mengungkapkan, bahwa debat tersebut, mengusung tema tentang kesejahteraan rakyat, yang meliputi pendidikan, kesehatan, keagamaan dan sosial kebudayaan.

“Debat ini, untuk  mengetahui sejauh mana komitmen calon dalam menangani hal-hal yang disebutkan di atas,” ucapnya.

Hadir sebagai panelis, Babun Suharto, Rektor IAIN Jember, Mohammad Hasan, Rektor Universitas Jember, dan Mohammad Hazmi, Rektor Universitas Muhammadiyah Jember.(cw1)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional