pariwisata kabupaten jember

Menghapus Duka Perajin Bernyit, Tohari Bantu Bambu

  Dibaca : 119 kali
Menghapus Duka Perajin Bernyit, Tohari Bantu Bambu
space ads post kiri

Bondowoso, Memo X

Ketua DPRD Bondowoso, H. Tohari, S. Ag yang juga ketua tim pemenangan pasangan calon Bupati Bondowoso, Dafir-Dayat bergegas menghampiri sejumlah warga yang sedang bekerja membuat bernyit atau keranjang ikan di desa/Kecamatan Wringin. Politisi PKB yang baru saja pulang dari mengunjungi rumah sahabatnya di desa itu tertarik untuk melihat aktivitas masyarakat pengrajin bernyit.

Kehadiran Tohari sempat membuat warga desa itu kaget, sebab, mereka tidak biasa didatangi pejabat. Namun rasa kaget itu kemudian berubah bahagia manakala Tohari menyapa mereka dengan penuh keakraban. Aktivis membuat bernyit kemudian terhenti sementara.

Tohari, kemudian memilih tempat duduk diantara mereka setelah sebelumnya mereka menghaturkan tempat duduk. Keakraban diantara mereka mulai terbangun ketika Tohari memulai menyapa dan menanyakan tentang banyak hal.

Sejurus kemudian, pembicaraan sempat terhenti. Tohari lalu menanyakan modal usaha mereka dan sistem penjualan serta keuntungan yang mereka dapatkan dari bisnis yang sudah berlangsung puluhan tahun itu.

“Modal ya kita pinjam, Pak. Kemudian kita belikan bambu. Selanjutnya, setelah bernyit itu terjual, baru kami melunasi hutang itu. Dan itu sudah berjalan lama sekali,” terang salah satu dari mereka.

Tak banyak keuntungan dari bisnis mereka itu, namun bisnis itu tetap mereka lakukan karena hanya bisnis itu satu satunya cara bertahan dalam kehidupan. Namun demikian, perputaran ekonomi dari bisnis itu rata rata memang lumayan besar.

“Bisnis bernyit ini memang tidak banyak untungnya, Pak. Tetapi cukup jika hanya membiayai pendidikan anak anak kami dan kebutuhan keluarga. Tentu kami juga harus mengganjal perut menahan lapar demi masa depan anak anak,” katanya.

Penuturan dan keluh kesah mereka itu oleh Tohari kemudian ia rekam dalam benaknya. Dia mengaku sangat bangga atas kegigihan mereka bertahan dalam kerasnya kehidupan dengan usaha bisnis bernyit.

Menurut Tohari, mereka harus segera keluar dari masalah hutang piutang dalam bisnis bernyit itu. Untuk itu, ia akan melakukan upaya agar pemerintah ke depan memberikan ruang bagi mereka dalam hal pemodalan. “Kita akan upayakan agar nanti mereka tidak lagi berhutang. Kita pikirkan untuk itu. Namun yang paling urgen untuk segera dilakukan adalah membantu mereka. Kita berikan bantuan cuma cuma berupa bambu. Meski sedikit namun setidaknya hal itu bisa membantu mereka agar meringankan beban mereka,” kata Tohari.

Seusai bercengkrama dengan mereka, Tohari kemudian mengutus sejumlah pengurus DPC PKB untuk mendatangkan bambu untuk mereka. Bambu bambu itu diberikan kepada mereka secara cuma cuma.

“Bantuan ini kami berikan sebagai upaya membantu mereka. Tentunya, apa yang kita lakukan ini sudah kita koordinasikan dengan ketua DPC PKB, Pak Dafir yang juga calon Bupati Bondowoso. Dan kita juga sudah sampaikan itu pada warga,” ujarnya.

Tak berselang lama, bantuan bambu dari DPC PKB Bondowoso itu pun diberikan kepada mereka. Rasa haru tak bisa ditutupi dari wajah pengrajin bernyit itu.

Mereka berucap terima kasih kepada Calon Bupati Bondowoso, H.Ahmad Dhafir dan Tohari selaku ketua DPRD Bondowoso. Mereka juga mendoakan Dafir nanti terpilih sebagai Bupati Bondowoso dan Tohari juga menjadi ketua DPRD menemani Dafir selama menjadi bupati selaku mitra kerjanya.(cw1)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional