pariwisata kabupaten jember

Wartawan Harus Profesional

  Dibaca : 154 kali
Wartawan Harus Profesional
space ads post kiri

* Tomas Angkat Bicara Masalah Penahanan Wartawan

Untuk yang pertama kali, oknum wartawan Bondowoso mendapat ganjaran hotel prodeo karena tulisannya merugikan pihak lain. Realita ini memantik komentar dari berbagai kalangan, diantaranya dari tokoh masyarakat.

KH. Abd. Qadir Syam

KH. Abd. Qadir Syam (sam)

KH. Abd. Qadir Syam, salah satu diantaranya. Menurut tokoh kelahiran tahun 1967 ini, semua profesi adalah baik. Wartawan termasuk pekerjaan profesi, sama halnya dengan profesi lain, seperti dokter.

“Walaupun saya tidak tahu pasti, setiap profesi pasti mempunyai kode etik. Saya yakin profesi wartawan juga ada kode etiknya. Kalau dalam menjalankan tugas jurnalistik mematuhi kode etik, pasti tidak akan berbenturan dengan hukum,” kata alumni Ponpes Sidogiri Pasuruan ini.

Dikatakan, Polisi dalam melakukan proses hukum tentu berdasar fakta-fakta yang ada. Berdasarkan fakta tersebut, lalu Polisi menetapkan seorang jurnalistik itu melakukan pelanggaran atau tidak.

“Bukan berarti, karena sudah menjadi wartawan, lalu melakukan tugasnya tanpa memperhatikan rambu-rambunya. Tugas wartawan itu mulia, jangan sampai dinodai dengan perilaku yang tidak sesuai aturan,” jelasnya.

“Saya secara pribadi ikut prihatin dengan ditahannya rekan wartawan. Tapi karena sudah merupakan mekanisme hukum, yang bersangkutan harus mendekam di balik jeruji, kami hanya bisa berdo’a, agar tabah menghadapi ujian ini,” ujarnya.

“Oleh karena itu, kalau boleh saya sarankan, jadilah kuli tinta yang professional. Caranya, ketika melakukan tugas jurnalistik, jangan abaikan kode etiknya,” saran KH. Abd. Qadir Syam. (sam)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional