pariwisata kabupaten jember

Bangun Jembatan, Tingkatkan Perekonomian

  Dibaca : 122 kali
Bangun Jembatan, Tingkatkan Perekonomian
space ads post kiri

* Kawasan Terisolir Dijadikan Kawasan Perkotaan

Ketua DPRD Bondowoso, H Achmad Dafir, S.Ap mengungkapkan, ada 3 Kecamatan yang cukup dekat dengan Kabupaten Bondowoso namun kawasan tersebut seakan-akan jauh dari wilayah kawasan perkotaan. Tiga kawasan itu adalah Kecamatan Tegal Ampel, Kecamatan Tamankrocok dan Kecamatan Curahdami.

Teks : Kepala Desa Locare dan Ketua DPRD serta tokoh masyarakat dalam acara solawat nariyah (mkl)

Kepala Desa Locare dan Ketua DPRD serta tokoh masyarakat dalam acara solawat nariyah (mkl)

Untuk itu, pihaknya berencana akan mengubah 3 kawasan yang dekat dari kawasan perkotaan namun seakan terisolir itu menjadi kawasan perkotaan. Dengan demikian, apabila rencana tersebut sudah terwujud, ia berharap agar perekonomian di 3 kawasan itu menjadi lancar dan masyarakat secara ekonomi menjadi lebih baik.

“Saya selalu berpikir kenapa kawasan yang dekat dengan kota ini tidak maju-maju. Ternyata salah satu faktornya adalah jembatan yang ada di kota yang menghubungkan ke tiga kawasan itu kurang strategis. Akhirnya tahun ini kita sudah menganggarkan dan sudah disetujui oleh DPRD untuk mengubah jembatan itu menjadi lebih baik,” kata Dafir ketika memberikan sambutan dalam kegiatan Sholawat Nariyah di Desa Locare, Kecamatan Tegal Ampel.

Adapun anggaran untuk membangun jembatan itu sekitar Rp. 10 Miliar lebih. Nantinya, setelah jembatan itu selesai, akan ada perubahan perekonomian yang lebih baik. Apalagi, di desa Locare nanti juga akan dibangun pasar Hewan. “Saya yakin kalau jembatan itu sudah selesai, masyarakat tidak akan banyak yang menganggur, sebab akses ekonomi masyarakat Tegal Ampel dan Tamankrocok lebih mudah termasuk juga wilayah Desa Locare. Harga tanah juga akan jauh lebih mahal,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Locare, Budiharto dalam sambutannya menjelaskan bahwa melalui kegiatan keagamaan berupa solawat bersama, ia berharap masyarakat semakin rukun dan menjadi salah satu perantara membangun desa yang lebih baik.

“Saya berharap agar masyarakat nanti ikut berpartisipasi dalam pembangunan. Apabila masyarakat sudah kompak, tentunya program pembangunan ini akan dapat kita rasakan bersama. Kita ingin masyarakat hidup lebih baik dan sejahtera,” katanya.

Untuk anggaran desa, pihaknya tetap akan menyampaikannya kepada masyarakat sebagai bentuk pertanggungjawaban. “Tentu sebagai bentuk pertanggunganjawab, masyarakat harus tahu berapa dana yang kita kelola dan digunakan untuk apa saja,” terangnya.(*/mkl)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional