pariwisata kabupaten jember

Warga Tamansari Keluhkan Pemotongan Sapi Illegal

  Dibaca : 69 kali
Warga Tamansari Keluhkan Pemotongan Sapi Illegal
space ads post kiri

* Aktifitasnya Dilakukan Pada Malam Hari

Sejumlah warga kelurahan Tamansari, Kecamatan Bondowoso mengeluhkan adanya Tempat Pemotongan Hewan (TPH) illegal yang berlokasi di jalan KIS Mangun Sarkoro sebelah timur tempat penampungan sampah Tamansari.

ILLEGAL : kendaraan memuat sapi yang akan di potong

ILLEGAL : kendaraan memuat sapi yang akan di potong ( har )

Pasalnya, aktifitas pemotongan hewan dilakukan malam hari pada jam 01.00 WIB. Setelah Memo X melakukan pantauan pada Jumat malam ( 22/1 ) sekitar pukul 01.00 WIB di lokasi pemotongan yang diduga illegal, beberapa saat kemudian sebuah mobil pikap datang dengan membawa seekor sapi. Selanjutnya, sapi itu dibawa ke TPH illegal tersebut.

Memo X juga sempat mengikuti aksi pemotongan sapi illegal itu. Mereka membawa ke sebuah ruangan tertutup dan kemudian memotong sapi itu dan membawa dagingnya untuk kemudian diperjualbelikan di pasar.

Kasat Pol PP Slamet Yantoko, S.Sos,MM ketika dikonfirmasi via Telepon, pada Senin (25/1) mengatakan, akan memerintahkan Seksi pengawasan dan Penindakan (WASDAK) untuk menindaklanjuti kasus itu termasuk menelusuri keberadaan dan aktifitas yang dilakukan oleh seorang jagal hewan.

“Saya akan menindaklanjuti terkait informasi adanya pemotongan hewan, apabila memang ada kegiatan pemotongan hewan tanpa mengantongi ijin, maka kami akan melakukan penutupan sampai yang bersangkutan resmi mengantongi izin,’’ kata kasat Pol PP.

Setelah Memo X menindaklanjuti dan menanyakan atas izin pemotongan hewan yang ada di kelurahan Tamansari kepada Kantor Perizinan terpadu kabupaten Bondowoso, melalui bagian pengaduan mengaku mereka tidak memiliki ijin.

“Tempat pemotongan hewan yang ada di Tamansari belum mengantongi izin usaha, akan tetapi pemilik sudah mengambil formulir pengajuan izin usaha di kantor Perizinan beberapa hari yang lalu, tetapi sampai saat ini formulir tersebut belum masuk kembali ke kantor kami,’’ terang Kartono. (har)

Tags
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional