pariwisata kabupaten jember

Ibu Guru & Kasek Dilaporkan Menipu

  Dibaca : 204 kali
Ibu Guru & Kasek Dilaporkan Menipu
space ads post kiri

* Pinjam SHM, Nama Pemilik Diganti

Yayuk Kiswati, warga Desa/Kecamatan Tapen, seorang Guru SD Karang Sengon Klabang dilaporkan ke polisi oleh Muhlis Widiyanto warga Desa Sumber Kalong Rt 17 Rw 07 Kecamatan Wonosari.

Kepada Memo X, Muhlis membenarkan telah melaporkan Yayuk kepada polisi karena telah menipu dirinya. Akibat perbuatan Yayuk, Muhlis mengaku dirugikan hingga puluhan juta rupiah.

“Kami telah ditipu oleh Yayuk. Semula pada saat dia butuh uang, tidak menampakkan niat jahat. Tapi belakangan diketahui, dia telah menipu saya. Terpaksa saya laporkan ke polisi”, kata Muhlis.

Muhlis menceritakan, suatu ketika Endang meminjam sertifikat tanah/SHM (Sertifikat Hak Milik) miliknya atas nama Sumiati.

Sertifikat tersebut dijadikan agunan oleh Endang pada Bank Danamon Besuki Situbondo untuk mendapatkan kredit.

“Saya percaya pada Endang karena dia sebagai Kepala Sekolah SD Bendo Arum II Wonosari. Jadi saya tidak mempunyai kecurigaan sama sekali dia akan menipu saya”, kata Muhlis.

Ketika dikonfirmasi bentuk penipuannya, Muhlis mengatakan, sertifikat tanah yang semula atas nama Sumiati berubah menjadi Endang. Yang saya heran, Bank Danamon kok bisa meloloskan.

Usut punya usut, lanjutnya, kepada saya Endang mengaku akan pinjam Rp 15 juta pada Bank Danamon. Ternyata, dia bukan pinjam Rp 15 juta, tapi Rp 50 juta. Apa tidak bikin kepala pusing.

Imam, penyidik Unit II Satreskrim Polres Bondowoso membenarkan telah memerika Yayuk. Menurutnya, Yayuk dimintai keterangan karena diduga telah melakukan kongkalikong dengan Endang dalam kasus ini.

“Kami sudah melayangkan panggilan pada Endang untuk dikonfrontir dengan Yayuk. Nanti akan diketahui, siapa yang melakukan penipuan, apa keduanya atau salah satunya”, kata Imam. (sam)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional