pariwisata kabupaten jember

Obrak Pejudi Sabung Ayam

  Dibaca : 216 kali
Obrak Pejudi Sabung Ayam
space ads post kiri

* Sita 9 Motor

Satreskrim Polres Bondowoso mengamankan sembilan buah motor yang ditinggal lari oleh pemiliknya yang sedang berjudi. Motor yang diberi police line, bukan barang bukti kasus Curanmor, melainkan barang bukti ketika Polisi melakukan pengerebekan sabung ayam di Desa/Kecamatan Botolinggo.
Hingga kini, tidak ada satupun pemilik motor yang mengambil motornya tersebut.

Motor penjudi yang ditinggal lari (sam)

Motor penjudi yang ditinggal lari (sam)

Kasat Reskrim Polres Bondowoso, AKP Mulyono, SH kepada Memo X mengatakan, sembilan motor yang berjajar itu bukan BB Curanmor melainkan milik pelaku sabung ayam.

Ditambahkan, selain motor yang diamankan sebagai barang bukti, ada satu ekor ayam jantan berserta kurungannya. “Sabung ayam tidak dilarang, yang dilarang adalah judinya,” kata Mulyono pada Memo X.

Mulyono belum bisa memastikan hasil gerebek sabung ayam itu, termasuk apakah ada judinya atau tidak. Sebab, tidak ada barang bukti berupa uang, dan tidak ada keterangan yang cukup.

Jika, judi cap jiki, barang buktinya uang dan kartu. “Kalau sabung ayam, barang bukti uang ada di bandar. Mereka penonton dan penjudinya bisa menyamar,” terang mantan Kapolsek Tamanan ini.

“Kesulitan lainya, judi tradisional tersebut selalu berada di lokasi yang sulit diakses. Biasanya mobil atau motor tidak bisa masuk di lokasi judi sabung ayam tersebut. Sehingga, aparat atau orang asing mau masuk ke lokasi sudah diketahui terlebih dahulu”, tambah Mulyono.

Ketika sampai di TKP, lanjutnya, semua pelaku judi kabur. Hanya ada sembilan motor yang tertinggal berserta satu ayam dan kurungannya. Sembilan motor tersebut, bisa diambil oleh pemiliknya, asalkan membawa surat-surat kendaraan tersebut, tapi tetap yang mengambil kita mintai keterangan terkait sabung ayam.

“Hingga sekarang belum ada yang mengambil,” tambahnya. Mulyono mengakui, untuk menberantas perjudian tidak akan bisa. Sebab, judi akan selalu ada selama ada manusia. Judi dari tahun ke tahun fluktuatif.
Tahun 2013, Polisi berhasil mengungkap judi sebanyak 75 kasus, 2014 ada 42 kasus dan 2015 mengalami kenaikan sedikit jadi 45 kasus. Kasus judi di Bondowoso, kata Mulyono, masih tradisional belum banyak mengarah ke judi modern.

“Sabung ayam, togel, cap jiki masih lebih banyak dibanding judi modern, seperti judi online,” jelasnya. Bahkan, pada tahun 2015 kemarin Mulyono ungkap judi online hanya satu kali saja.(sam)

KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional